Jumat, 16 November 2012

Keegoisan

semua telah lewat semua telah terjadi, apakah kamu mau berubah? berubah buat seseorang yang selalu ada untukmu yang selalu ada disaat kamu sedih dan kamu senang, coba fikirkan kembali, bagaimana rasanya kau mementingkan diri sendiri, kau mengikuti apa kata ego kau, apa kata nafsumu, semua itu menyakitkan, andai saja saya bisa merubahmu menjadi lebih baik, aku akan senang sekali apbila itu semua terjadi, dan sekarang aku gagal, gagal untuk kesekian kalinya, keterpurukan ada pada satu orang yang merasakan itu, bukan orang yang melakukannya. jangan kamu coba-coba untuk mengatakan berakhir, karna itu adalah suatu kata yang hanya membuat seseorang tidak bisa berdaya, hanya bisa diam, dan menatap buruknya malam ini. disini hanya ada orang yang menyayangimu, jangan lah kau sesali itu di suatu hari nanti, dan bahkan kau bakal bilang menyesal jika orang itu tidak ada. karna itu semua salahmu, karna itu semua maumu, kau pentingkan diri sendiri tidak melihat orang yang ada di sampingnya, kau egois. lihat, hanya dia yang mau mengerti kamu, hanya dia yang mau mengajakmu untuk berubah yang lebih baik. dan sekali lagi, jangan lah kau bilang menyesal jika orang yang ada disampingmu tidak bersamamu lagi.

Selasa, 06 November 2012

Peri terindah

Pagi yang indah yang mengingatkanku pada dirinya, hanya dialah yang bisa membuatku terniang sampai saat ini, mungkin dia adalah peri yang datang untuk memberikan kebahagiaan yang tak terkira, walaupun ia sudah tidak di sampingku lagi, ia adalah sesosok orang yang dapat memberikan semangat memberikan banyak hal dari apa yang sudah kita jalani, ia adalah peri yang akan aku jaga nanti, tapi  tidak untuk sekarang. ia pergi mencari banyak hal dan mencari apa yang dia mau, dan sampai akhirnya dia akan kembali kepada seseorang yang benar benar dapat mengerti dan mau menerima ia apa adanya. saat ini peri itu sedang bersama yang lain, hanya orang yang beruntunglah yang bisa mendapatkan peri itu. aku senang sudah ada di dalam bagian seorang peri itu, kita senang, kita sedih, kita tertawa tiada akhir, dan akhirnya waktunya tiba. ia pergi dengan semua kemuannya dan aku hanyalah terdiam dan melihat bayang-bayang peri itu untuk mengenangnya. aku ingin melupakannya, dan mungkin itu sangat susah dan sangat banyak hal dari kita yang tak bisa di lupakan. dan akhirnya aku seorang diri merasakan kesakitan yang mendalam, walaupun begitu jika peri akan datang tiba-tiba aku disini menunggu mu untuk bisa bersamamu lagi.